Utamakan kejelasan sebelum gaya bahasa
Undangan perlu menjawab siapa yang menikah, siapa yang mengundang, kapan acara berlangsung, di mana lokasinya, dan bagaimana tamu memberikan konfirmasi. Gaya formal maupun santai boleh digunakan selama informasi tersebut tidak ambigu.
Urutan isi yang mudah dipahami
Kalimat pembuka atau salam.
Nama pasangan dan keluarga bila ingin dicantumkan.
Permohonan kehadiran.
Tanggal, waktu, dan nama venue.
Informasi resepsi atau rangkaian acara lanjutan.
Tombol RSVP, peta, dan kontak.
Sesuaikan dengan tingkat formalitas
Untuk acara formal, gunakan nama lengkap serta kalimat yang lebih tertata. Untuk intimate wedding, bahasa dapat lebih dekat dan personal. Hindari singkatan waktu atau lokasi yang mungkin hanya dipahami keluarga inti.
Lakukan pemeriksaan fakta
Bandingkan informasi di undangan dengan kontrak venue dan rundown. Periksa ejaan nama, zona waktu bila tamu berada di luar negeri, dan pastikan tombol peta mengarah ke pintu masuk yang benar.
Sumber bacaan: The Knot—Wedding Invitation Wording.
